1. Mengeja Skripsi
Buat kalian yang katanya
sarjana, coba lakukan ini. Bagaimana caranya mengeja kata ‘skripsi’ ?
S e se, k r i, kri, p, krip, s
i si : skripsi.
Horee, susah kan. Begitulah,
mulai dari mengejanya saja sudah njelimet begitu, apalagi membuatnya. Itu
sebabnya banyak calon sarjana yang hampir gila, kehilangan berat badan,
semangat bahkan pacar (waaaw) gara-gara tugas akhir yang menyebalkan ini.
Apalagi kalau belum apa-apa sudah dihadang dosen pembimbing semacam mak lampir,
semester akhir di kampus akan berubah menjadi gua hantu, gelap, suram dan
banyak memedinya.
Baiklah kita ulang lagi,
tanyakan sekalian pada dosen-dosen itu, yang katanya Master, Doktor atau Profesor, bagaimana
caranya mengeja skripsi?
Mungkin itu sebabnya, skripsi
menjadi hantu bagi mahasiswa yang lemah iman dan tidak kuat mentalnya, mulai
dari pengucapannya saja ‘skripsi’ sudah begitu ribet, bayangkan kalau yang
berbicara mahasiswa cadel, maka lidahnya akan kepelintir mengucapkan ‘sekelipsi’ dihadapan dosen killer, mau
bagaimana, berusaha mati-matian sampai wajah membiru pun skripsi akan tetap
menjadi ‘sekelipsi’ , salah-salah
bisa terucap ‘epilepsi’
Bagaimana bisa membuatnya,
kalau definisnya saja sebagian mahasiswa tidak mengerti. Skripsi hanya sebatas
tugas akhir yang wajib dibuat untuk bisa segera sidang meja hijau. Tak perduli
itu skripsi diperoleh dari mana, mau nempah kek, copy paste kek, mau nunggu keajaiban Tuhan tiba-tiba jatuhin
skripsi dari langit kek, apa mau susah-susah berjuang nulis sendiri, yang
penting setumpuk kertas, penuh teori, hipotesa-hipotesa, rumus-rumus dan
analisa-analisa sampai dihadapan dosen, siap diuji kebenarannya (halah, ini
yang menyebalkan, kadang banyak dosen yang tiba-tiba merasa jadi ‘Tuhan’ karena
bisa menentukan nasib anak-anak bebek dekil -bernama mahasiswa ini, yang sudah
bertahun-tahun bercokol dikampus -sok-sok jadi aktivis atau karena memang bego-
pantas menyandang gelar sarjana atau tidak)
Begitulah skripsi, yang bukan
saja membuat lidah kepelintir, tapi juga sekaligus otak, hati dan kantong.
Bertahun-tahun berkutat dengan kata ini membuat saya ingin sekali lagi membuat
skripsi dengan judul baru
“pengaruh tenggang pembuatan
skripsi terhadap penurunan kesehatan mental mahasiswa” :p
No comments:
Post a Comment
monggo yang mau komen .. :)